Pelatihan memasak pizza berbahan dasar jagung

Laporan penyelenggara

Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Bantul menyelenggarakan pelatihan memasak  pizza berbahan dasar jagung di Bangsal Rumah Dinas Bupati Trirenggo Bantul pada hari  Jum’at, 3 Mei 2019. Ny Dewi Retnowati Susanto dalam laporan penyelenggaraan menyampaikan bahwa peserta pelatihan dari unsur pelaksana DWP se Kabupaten Bantul sebanyak 100 orang. Pembiayaan kegiatan dari dana APBD Kabupaten Bantul. Sedang tema pelatihan “ Dengan kreasi olahan jagung kita wujudkan keaneka ragaman makanan  menuju generasi yang sehat “. Narasumber pelatihan dari Kemala Home Bakery

Ketua DWP Kab.Bantul memberikan sambutan sekaligus membuka pelatihan

Ny Nur Fitri Helmi Jamharis Ketua DWP Kabupaten Bantul dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada bidang ekonomi yang telah menyelenggarakan pelatihan memasak bagi anggota DWP se Kabupaten Bantul. Diharapkan dengan pelatihan ini bisa menumbuhkan enterpreanur baru, membantu menambah penghasilan keluarga, yang pada akhirnya bisa mengurangi angka kemiskinan di Kabupaten Bantul. Dan ilmu yang telah diterima bisa disebarluaskan kepada masyarakat di sekitarnya. Dalam kesempatan tersebut Ny Nur Fitri sekaligus membuka secara resmi pelatihan memasak berbahan dasar jagung.

Antusiasme peserta pelatihan

Dalam paparannya narasumber dari Kemala Home Bakery  menyampaikan  bahan –bahan yang diperlukan serta proses cara pembuatan pizza berbahan dasar jagung, sekaligus langsung praktek.(yan)

Pengajian rutin Dharma Wanita Persatuan DIY di Pendopo Parasamya Kab.Bantul.

Laporan penyelenggara Ny Nur Fitri Helmi Jamharis

Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Bantul mendapatkan kehormatan sebagai tempat penyelenggaraan kegiatan pengajian rutin Dharma Wanita Persatuan Daerah Istimewa Yogyakarta, bersama dengan Unsur Pelaksana DWP Dinas Dikpora DIY, DWP Istana Kepresidenan Yogyakarta, DWP BBTKLPP Yogya, DWP Bappeda DIY, DWP Dinas Nakertrans DIY, DWP BKKBN Perwakilan DIY,DWP DPAD DIY dan DWP BPKP Perwakilan DIY. Pengajian rutin tersebut merupakan program kerja dari Dharma Wanita Persatuan Daerah Istimewa Yogyakarta, dengan tujuan untuk mempererat silaturahmi antar pengurus DWP se Daerah Istimewa Yogyakarta serta untuk mempertebal imam dan taqwa. Hal tersebut disampaikan oleh Ny Nur Fitri Helmi Jamharis Ketua DWP Kabupaten Bantul dalam sambutannya sebagai penyelenggara pengajian pada hari Kamis 2 Mei 2019 di Pendopo Parasamya. Disampaikan juga bahwa peserta pengajian terdiri dari unsur pelaksana DWP kabupaten dan kota se DIY, dan hikmah pengajian disampaikan oleh Bunda Hj Soimah Kastolani. Dalam acara pengajian tersebut  ditampilkan hadroh Nurul Qolbi pimpinan Ny Tri Rahmawati Sulistiyanto dan juga bazar dari UMKM .

Hadroh Nurul Qolbi

Sementara itu Ny Yuni Gatot Saptadi mewakili DWP DIY dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada DWP Kabupaten Bantul yang telah menyediakan tempat untuk penyelenggaraan pengajian rutin ini. Pengajian rutin dengan tema  ” Habis gelap terbitlan terang, bersihkan hati kita songsong ramadhan” mari kita sambut dengan penuh keimanan, ketaqwaan dan keikhlasan hati.

Peserta pengajian DWP DIY

Uraian hikmah pengajian dengan tema “Habis gelap terbitlah terang, bersihkan hati songsong ramadhan”, disampaikan oleh Ny Hj Soimah Kastolani.

Uraiah hikmah pengajian oleh Ny Hj Soimah Kastolani

Kita sebagai umat Allah harus mensyukuri nikmat yang telah diberikan oleh Allah swt berupa nikmat sehat dan nikmat sempat. Harus meneladani sifat Rasulullah. Kita sebagai kaum perempuan adalah pendidik yang pertama dan utama dalam keluarga

Habis gelap terbitlah terang, RA Kartini terinspirasi dari Surat Al-Baqoroh ayat 257 bahwa Allah pelindung orang-orang yang beriman; Dia mengeluarkan mereka dari kegelapan (Kekafiran) kepada cahaya(Iman). Dan orang-orang yang kafir, pelindung-pelindungnya ialah syaitan, yang mengeluarkan mereka dari pada cahaya kepada kegelapan(kekafiran). Mereka itulah penghuni neraka; mereka kekal di dalamnya.

Untuk menyambut puasa ramadhan yang  harus kita  persiapkan :

  1. Bersihkan hati kita dengan cara : Memperkuat dan memperbaharui niat puasa ramadhan; Berdzikir ingat kepada Allah; dan mengingat kematian
  2. Tazkiyatun Nafsi/bersihkan jiwa kita dengan cara : Muhasabah (evaluasi diri) menghitung kesalahan dan kelebihan diri untuk masa depan lebih baik; Mujahadah (sungguh-susngguh) menebarkan kebaikan kepada semua orang ; Muroqobah, merasa segala perbuatan kita selalu diawasi oleh Allah swt, sehingga kita akan jauh dari perbuatan maksiat.

Kunjungan DWP Kabupaten Bantul ke TK Pertiwi 17 Panjangrejo Pundong

Rombongan DWP Kab. Bantul.

Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Bantul, dipimpin oleh Ny Nur Fitri Helmi Jamharis selaku ketua DWP Kabupaten Bantul didampingi pengurus khususnya bidang pendidikan, melaksanakan kunjungan ke TK Pertiwi 17 Panjangrejo Pundong, pada hari Jum’at, 26 April 2019. Rombongan DWP Kabupaten Bantul diterima oleh Sekretaris Kecamatan Pundong, Pengawas TK, Lurah Desa Panjangrejo, Pengurus GOPTKI, Bunda PAUD Desa Panjangrejo, IGTKI Kecamatan Pundong, dan jajaran guru TK Pertiwi 17 Panjangrejo Pundong

Penyerahan tali asih oleh Ketua DWP Kab.Bantul

Ny Nur Fitri Helmi Jamharis menyampaikan bahwa kunjungan ini bermaksud untuk silaturahmi dan menyerahkan bantuan kepada TK Pertiwi 17 Panjangrejo yang terkena dampak banjir pada pertengahan bulan Maret yang lalu. Bantuan yang diserahkan berupa APE ( Alat Permainan Edukatif ) dan tali asih dari Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Bantul. Tali asih juga diberikan oleh GOPTKI  dan KORPRI Kabupaten Bantul. (Yan)

Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Bantul selenggarakan seminar “ Peningkatan penguatan pendidikan karakter melalui motivasi diri”

Hari Selasa, 23 April 2019, bertempat di Bangsal Sasana Kridha (Bangsal Rumah Dinas Bupati Bantul, Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Bantul menyelenggarakan kegiatan peningkatan kapasitas anggota Dharma Wanita Persatuan se Kabupaten Bantul, dengan mengambil tema “ Peningkatan penguatan pendidikan karakter melalui motivasi diri. Dilaporkan oleh panitia penyelenggara Ny Wardiani Pulung Haryadi bahwa  kegiatan seminar ini merupakan program kegiatan bidang pendidikan DWP Kabupaten Bantul. Peserta seminar terdiri dari Anggota DWP se Kabupaten Bantul dan perwakilan OPD dengan jumlah 100 undangan. Narasumber seminar dari LP3MAKS AKK Yogyakarta dan dari Universitas Aisyiyah Yogyakarta.

Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Bantul Ny Nur Fitri Helmi Jamharis memberikan sambutan sekaligus membuka seminar.

Dalam sambutannya Ketua DWP Kabupaten Bantul menyampaikan bahwa seminar peningkatan kapasitas DWP ini  bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai karakter kepada seseorang.Individu yang berkarakter baik merupakan orang yang selalu berusaha untuk melakukan berbagai hal yang terbaik terhadap Tuhan YME, diri sendiri, orang lain dan lingkungannya. Untuk mempunyai karakter/kepribadian yang baik, harus melalui proses yang panjang, melalui pembelajaran mulai dari usia dini sampai remaja, dewasa dan menjadi orang tua, yang bisa diperoleh dari beberapa lingkungan yaitu dalam keluarga, masyarakat, sekolah maupun organisasi. Pendidikan yang utama dan pertama adalah dalam keluarga, dan ibu punya peranan yang sangat penting dalam pembentukan karakter putra putrinya. Ibu sebagai madrasah bagi putra putrinya, Lebih baik satu teladan daripada seribu nasehat/kata. Oleh karena itu kita harus selalu memotivasi diri untuk selalu menambah pengetahuan dan wawasan, mengasah perasaan dan naluri. Tiga unsur dalam kepribadian : pengetahuan, perasaan dan dorongan nalauri.

Narasumber Ibu Dra Agoestin K.M.Sn dari LP3MAKS AKK Yogyakarta menyampaikan materi tentang Kepribadian. Berbusana yang serasi sedap dipandang, meningkatkan harga diri, busana merupakan cerminan status sosial, ekonomi, citra estetika dan kepribadian seseorang. Secara keseluruhan, busana sebagai cerminan kepribadian dari cara berbusana

Sedang Ibu Ratna Yunita SS, S.Psi, M.Psi dari Universitas Aisyiah Yogyakarta memaparkan materi tentang Motivasi Diri ( Yani )

Konsolidasi DWP DIY ke DWP Kab.Bantul

Pada hari Selasa, 9 April 2019 DWP DIY mengadakan kunjungan kerja dalam rangka konsolidasi ke DWP Kabupaten Bantul.Rombongan dipimpin Ny .Baskoro Aji didampingi oleh tiga orang pengurus DWP DIY. Rombongan diterima oleh Ibu Ketua DWP Kabupaten Bantul Ny. Nur Fitri Helmi Jamharis di Ruang Transit Komplek Parasamya, dengan didampingi sebagian pengurus DWP Kabupaten Bantul.

Suasana kunjungan

Dalam kunjungan tersebut Ny Baskoro Aji menyampaikan harapan agar DWP Kabupaten Bantul meningkatkan e-Reporting ke web DWP Pusat, karena selama ini DWP DIY dalam pelaporan kegiatan melalui e-Reporting selalu peringkat tertinggi, namun akhir-akhir ini mengalami penurunan. Selain itu DWP Kabupaten Bantul untuk selalu berpartisipasi dalam kegiatan yang diselenggaran DWP DIY, serta kegiatan DWP kabupaten yang sudah ada untuk ditingkatkan.

Ny Nur Fitri Helmi Jamharis dalam kesempatan tersebut menyampaikan laporan kegiatan yang sudah dan akan dilaksanakan oleh masing-masing bidang, diantaranya bidang ekonomi : pelatihan ecoprint, pelatihan memasak pizza berbahan dasar jagung. Bidang pendidikan : seminar peningkatan kepasitas perempuan, kunjungan ke TK binaan DWP. Bidang Sosbud : Pengajian bulan ramadhan , syawalan bekerja sama dengan PKK. Juga disampaikan kegiatan sarasehan srikandi bencana bekerjasama dengan BPBD Kabupaten Bantul.

Foto bersama Pengurus DWP DIY dengan Pengurus DWP Kab.Bantul

Sebagai bahan usulan Munas DWP, karena anggota DWP sekarang tidak hanya istri PNS, maka lagu Mars DWP agar ditinjau ulang

Sosialisasi mitigasi untuk pengurangan risiko bencana

Pengurus dan anggota Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Bantul pada hari Jum’at, 29 Maret 2019 mengikuti sarasehan dalam rangka sosialisasi mitigasi bencana ” Srikandi Siaga Bencana “yang diselenggarakan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD )Kabupaten Bantul, bertempat di Rumah Makan “Parangtritis, Sewon, Bantul,

Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Bantul Ny .Hj Nur Fitri W Helmi Jamharis mengharapkan agar semua ilmu yang didapat dari sosialisasi nanti bisa memberikan manfaat dan ibu-ibu bisa menjadi ibu yang siap tanggap dan tangguh menghadapi bencana yang terjadi

Sambutan Ketua DWP Kab.Bantul
Pelaksanaan sosialisasi

Narasumber dalam sosialisasi tersebut dari BPBD dan Ibu W.Heniwati dari Daya Annisa

Pemerintah Kabupaten Bantul telah meluncurkan program kesiapsiagaan bencana berupa “Siap, Tanggap, Tangguh” atau Si Tatang yang dimulai dari keluarga. Siap dalam arti salah satu anggota keluarga memiliki pengetahuan tentang penanggulangan bencana dan ketrampilan pertolongan pertama.

Sedang Tanggap (saat terjadi bencana) adalah salah satu keluarga mampu memberikan instruksi untuk berlindung dalam kondisi darurat dan mengenali tempat aman didalam rumah serta mampu melakukan evakuasi. Tangguh yaitu mampu memberikan pertolongan pertama, membuka akses informasi kejadian, menjaga dan mengembangkan budaya gotong royong melaporkan kejadian dan dampak kejadian melalui pemerintah setempat seperti RT, dukuh serta kooperatif dan jujur dalam pendataan

Seluruh keluarga di Bantul harus menjadi keluarga Si Tatang, yang Siap, Tanggap, dan Tangguh memghadapi berbagai macam kemungkinan bencana yang terjadi.

Perempuan perlu dilibatkan untuk berperan dalam penanggulangan bencana karena perempuan mampu menjadi sumber pendidikan kesiapsiagaan diri, keluarga dan lingkungan, mampu berperan dalam membangun ketangguhan keluarga dan masyarakat dalam menghadapi bencana

DWP DIY MENGADAKAN KEGIATAN SOSIAL PEMBERIAN BANTUAN KEPADA ANGGOTA DWP KABUPATEN BANTUL

Pada hari Jum’at 22 Maret 2019 Dharma Wanita Persatuan DIY yang dipimpin oleh wakil ketua Ny Endang Syahbenol berkunjung ke Dharma Wanita Kabupaten Bantul dalam rangka memberikan bantuan kepada anggota DWP Kabupaten Bantul yang terkena musibah banjir. Rombongan diterima oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Bantul Bapak Drs Helmi Jamharis, M.Si, didampingi Ketua DWP Kabupaten Bantul Ny. Nur Fitri Widanarti Helmi Jamharis di ruang transit komplek Parasamya.

Rombongan DWP DIY dipimpin wakil ketua NY Endang Syahbenol

Selanjutnya rombongan DWP DIY didampingi DWP Kabupaten Bantul menuju ke wilayah Kecamatan Imogiri untuk langsung memberikan bantuan kepada anggota DWP Kab Bantul yang terkena musibah banjir. Salah anggota Dharma Wanita Kabupaten Bantul yang pertama dikunjungi adalah Ibu Nanik warga Salaman Karangtalun, Imogiri, kemudian dilanjutkan ke lokasi yang lain.

Rumah Ibu Nanik Salaman Imogiri Bantul

Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Bantul Adakan Pelatihan Kreatifitas “Ecoprint”

Salah satu program kerja DWP Kabupaten Bantul 2019 Bidang Ekonomi adalah mengadakan pelatihan kreatifitas “Ecoprint” menurut laporan penyelenggara Ny. Dewi Susanto., S.H pelatihan kreatifitas diikuti oleh unsur pelaksana DWP se Kabupaten Bantul. Pelatihan kreatifitas dibiayai dengan APBD 2019 dengan mengundang narasumber dari Omah Ecoprint. Ecoprint sendiri adalah teknik pewarna alam yang memanfaatkan bahan alami yang ada di sekitar kita seperti daun, kayu, batang, dan bagian tumbuhan lain. Ecoprint ini unik karena tidak bisa diulang dan menggunakan bahan baku alami yang lebih ramah lingkungan dan hasil akhir yang tidak akan sama satu dengan lainnya.

Pelatihan Ecoprint

Salah satu program kerja DWP Kabupaten Bantul 2019 Bidang Ekonomi adalah mengadakan pelatihan kreatifitas “Ecoprint” menurut laporan penyelenggara Ny. Dewi Susanto., S.H pelatihan kreatifitas diikuti oleh unsur pelaksana DWP se Kabupaten Bantul. Pelatihan kreatifitas dibiayai dengan APBD 2019 dengan mengundang narasumber dari Omah Ecoprint. Ecoprint sendiri adalah teknik pewarna alam yang memanfaatkan bahan alami yang ada di sekitar kita seperti daun, kayu, batang, dan bagian tumbuhan lain. Ecoprint ini unik karena tidak bisa diulang dan menggunakan bahan baku alami yang lebih ramah lingkungan dan hasil akhir yang tidak akan sama satu dengan lainnya.

Penasehat DWP Kabupaten Bantul Ibu Hj. Erna Kusmawati Suharsono memberikan sambutan dan membuka secara resmi pelatihan kreatifitas ecoprint yang diselenggarakan di Bangsal Sasana Kridha Rumah Dinas Bupati pada hari Rabu, tanggal 20 Maret 2019. Dalam sambutannya Penasehat DWP menyampaikan “Semoga pelatihan ini bisa menambah pengetahuan dan bisa berkembang, sehingga mempunyai nilai ekonomi. Kita harus menghidupkan pengrajin di Bantul.”

Dalam kesempatan tersebut juga disampaikan terkait dengan stunting yaitu pertumbuhan bayi / anak yang tidak normal, kita harus memperhatikan kesehatan ibu hamil sehingga akan melahirkan anak yang sehat. Disampaikan juga permasalahan untuk bisa mengurangi samah plastik yang tidak bisa diuraikan oleh tanah.

test

test

Menurut Ketua Umum DWP Pusat, “Tahun 2017 Adalah Tahun Pengembangan Program Kerja DWP”

Potensi DWP mulai dari tingkat pusat, propinsi, kaupaten/kota, kecamatan hingga tingkat desa menadi kekuatan yang patut  diperhitungkan untuk memberikan konstribusi dalam menyukseskan program nasional

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Pusat  Ny. Wien Ritola  Tasmaya dalam sambutannya yang dibacakan oleh Ketua DWP Kabupaten Bantul Dra. Hj. Titi Prawiti Riyantono, M. Pd. pada Puncak Peringatan HUT DWP ke-18 Tahun 2017 Kabupaten Bantul di Pendopo Parasamya, Kamis (14/12).

Ny. Wien Ritola menambahkan bahwa Renstra DWP 2015 – 2019 merupakan  keseriusan Pengurus Dharma Wanita Persatuan Pusat untuk mengembangkan organisasi yang modern dan profesional dalam rangka memenuhi tuntutan perkembangan zaman. “Tahun 2017 ini merupakan ‘Tahun Pengembangan’ program kerja DWP,” terang Ny. Wien.

Untuk itu, tambahnya, sebagai organisasi masyarakat perempuan yang besar di Indonesia, sudah seharusnya DWP mengambil peran strategis berperan aktif dalam pembangunan nasional.

Menurutnya, pada bulan Mei tahun 2017 telah dilaksanakan Rakernas DWP di Bandung dengan mengambil tema “ Peran Strategis Dharma Wanita Persatuan Untuk Sukses Pembangunan Nasional Melalui Profesionalisme Anggota”.  Hal ini menunjukkan pula bahwa DWP memiliki potensi yang luar biasa sebagai mitra strategis pemerintah.

Selaras dengan hal itu kami mengajak, tambah Ketua DWP Pusat, kepada semua pengurus dan anggota DWP di seluruh tanah air untuk bersama-sama  meningkatkan kualitas kita sebagai perempuan sehingga dapat menjadi pelaku utama dalam ketahanan keluarga.

Sementara dalam laporan panitia penyelenggara yang disampaikan oleh Hj. Fitri Helmi Jamharis, Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Bantul dalam memperingati HUT ke-18 Tahun 2017 dirayakan dengan sederhana, namun cukup bermakna.

Hj. Fitri mengatakan HUT DWP yang ke-18 tahun ini kita peringati dengan cukup sederhana, namun panitia banyak melakukan kegiatan dalam rangka memperingatinya. Sesuai dengan program kerja DWP Kabupaten Bantul tahun 2017, kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan ada delapan kegiatan diantaranya Sosialisasi Program Kerja DWP Kab. Bantul Tahun 2017 pada bulan Maret  di Gedung Induk, Pelatihan Olahan Pangan dari Ikan (31/3), Seminar Parenting ‘Mendidik Anak di Era Digital’ (18/5)

Sedangkan kegiatan lainnya antara lain Pengajian Bulan  Ramadhan (2/6), Halal Bil Halal DWP bersama TP PKK Kabupaten Bantul (24/6), Pelatihan Ketrampilan Membuat Tas Decoupage (11/8), Lomba  Kreasi Olahan Ikan (14/10), Bhakti Sosial dengan memberikan 200 paket sembako dan pakaian pantas pakai untuk warga kurang mampu di Kecamatan Sedayu dan santuan  kepada 32 anak yatim/piatu.

Sedangkan pada peringatan HUT DWP ke-18 Tahun  2017 Kabupaten Bantul, tambah Hj Fitri, mengambil tema “Penguatan Kualitas Istri ASN Menuju Ketahanan Keluarga”.

Dalam sambutan Bupati Bantul yang dibacakan Sekretaris Daerah Kab. Bantul Drs. Riyantono, MSi, diantaranya menyampaikan apresiasinya kepada DWP Kabupaten Bantul dalam memperingati HUT ke-18 Tahun 2017 ini dengan telah melakukan berbagai kegiatan yang sangat bermanfaat baik bagi pengurus dan anggota DWP serta bagi masyarakat di Kabupaten Bantul . “Semoga Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Bantul semakin bertambah cintanya kepada keluarga maupun kepada masyarakat antul dan semakin dicintai keluarga dan masyarakat pula,” kata Pak Toni.

Pada acara tersebut ditampilkan pula peraih medali emas tingkat nasional pemain gitar  Muhammad Malikul Arkan siswa SMAN I Bantul serta peragaan busana batik dan busana dari plastih hasil kreasi siswa siswi SMAN I Bantul Pimpinan Hj Titi Prawiti Riyantono.

Untuk lebih memberikan nuansa riang kepada yang hadir, panitia menyediakan puluhan door prize menarik, sedangkan didepan Pendopo Parasamya digelar bazar dari hasil produk makanan, obat herbal, tas dan pakaian dari anggota DWP Kabupaten Bantul.